Cegah Rabies tak Cukup Jaga Kesehatan Hewan, Tapi….

Foto : Petugas saat periksa kondisi kesehatan hewan. (ist)

wartaapa-Mencegah rabies tidak cukup hanya dengan menjaga kesehatan hewan, tetapi membutuhkan kepedulian dan peran bersama. Semangat tersebut tampak dalam peringatan World Rabies Day 2026 Kabupaten Tuban yang ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi rabies bagi hewan kesayangan.

Mengusung tema “Stronger Together, Bersama Kita Lebih Kuat”, kegiatan vaksinasi rabies dibuka Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban, Eko Julianto, di Kantor Bidang Kesehatan Hewan DKP2P Kabupaten Tuban, Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Rabu (07/10).

Melansir web tubankab, Kepala DKP2P Kabupaten Tuban, Eko Julianto, menyampaikan vaksinasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Tuban untuk terus menjaga Tuban dan Jawa Timur tetap bebas rabies. Sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan dan perawatan hewan.

Eko Julianto menegaskan pencegahan rabies membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah tetapi juga pemilik hewan dan komunitas pecinta hewan. Rabies merupakan penyakit yang dapat dicegah melalui vaksinasi. “Karena itu, kesadaran pemilik hewan untuk memberikan vaksin menjadi bagian penting dalam upaya mempertahankan Tuban dan Jawa Timur tetap bebas rabies,” ungkapnya.

Peringatan World Rabies Day ini menjadi momentum untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat bahwa menjaga kesehatan hewan juga merupakan bagian dari menjaga kesehatan lingkungan dan masyarakat. DKP2P Kabupaten Tuban akan terus mendorong pelayanan kesehatan hewan yang mudah dijangkau masyarakat. Langkah tersebut dilakukan melalui vaksinasi sekaligus edukasi mengenai perawatan dan kesehatan hewan secara berkelanjutan.

“Semangatnya adalah Stronger Together. Pemerintah, petugas kesehatan hewan, pemilik hewan, komunitas, dan seluruh masyarakat harus bersama-sama melakukan pencegahan,” imbuhnya.

Kabid Kesehatan Hewan DKP2P Kabupaten Tuban, Pipin Diah Larasati, menjelaskan vaksinasi rabies kali ini gratis dan dilaksanakan di Kantor Bidang Kesehatan Hewan DKP2P serta empat Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).

Menurutnya, pemilihan beberapa lokasi tersebut merupakan bentuk pelayanan jemput bola untuk memudahkan masyarakat mendapatkan vaksinasi rabies bagi hewan kesayangannya.

“Kami melihat minat yang begitu besar dari pemilik hewan untuk memberikan vaksinasi kepada hewannya. Jadi berusaha mendekatkan pelayanan kepada warga,” tuturnya.

Kendati wilayah Tuban dan Jawa Timur tidak ditemukan kasus rabies, ikhtiar ini sebagai bentuk edukasi pencegahan rabies sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan hewan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti vaksinasi. Sebanyak 174 pemilik hewan membawa hewan kesayangannya untuk mendapatkan vaksinasi, dengan total 374 ekor hewan. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 356 ekor kucing, 17 ekor anjing, dan satu ekor monyet.

Pipin Diah mengungkapkan DKP2P Kabupaten Tuban menyediakan lebih dari 400 dosis vaksin rabies dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan vaksinasi tidak berhenti pada pelaksanaan World Rabies Day. Vaksinasi akan terus diberikan hingga dosis yang tersedia habis.

“Vaksinasi rabies akan terus dilakukan sampai dosis habis. Jadi, warga yang ingin hewannya divaksin dapat menghubungi petugas. Nanti akan kami jadwalkan vaksinasinya,” sambungnya.

Pelaksanaan vaksinasi juga melibatkan 52 dokter dan petugas kesehatan hewan, yang terdiri dari 27 ASN dan 25 dokter hewan mandiri. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari penguatan pelayanan kesehatan hewan sekaligus memastikan proses vaksinasi berjalan dengan baik.

Pipin menyampaikan apresiasi kepada para pemilik hewan yang telah antusias mengikuti kegiatan tersebut, termasuk komunitas Tuban Cat Lover yang turut mendukung pelaksanaan vaksinasi.

Sementara itu, perwakilan Tuban Cat Lover, Dewi menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Tuban atas penyelenggaraan vaksinasi rabies gratis ini. Selain mendapat vaksinasi, pemilik hewan juga mendapat beberapa vitamin, obat tambahan, dan materi edukasi.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi para pecinta kucing maupun anjing, terutama karena memberikan kemudahan bagi pemilik hewan untuk mendapatkan vaksinasi sekaligus memperoleh edukasi terkait kesehatan hewan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas penyelenggaraan kegiatan ini. Ini sangat bermanfaat bagi pecinta kucing dan anjing,” tuturnya.

Dewi menilai kepedulian terhadap hewan membutuhkan peran bersama. Menurutnya, mencintai hewan bukan hanya sekadar memelihara, tetapi juga memberikan perhatian, menjaga kesehatan, serta merawatnya dengan baik.

“Kami merasa terhormat bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Mencintai hewan juga berarti memberikan perhatian dan merawat anabul dengan baik,” katanya.

Melalui peringatan World Rabies Day 2026, Pemkab Tuban berharap kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hewan semakin meningkat. Vaksinasi rabies diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan hewan peliharaan.

Semangat “Stronger Together” pun menjadi pengingat bahwa menjaga Tuban tetap bebas rabies merupakan tanggung jawab bersama, melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan hewan, pemilik hewan, komunitas, dan masyarakat. (*/set)

Pos terkait