BRI Cabang Tuban Salurkan Bantuan 1 Unit Mobil Pengangkut Sampah

Foto: Pemimpin Cabang BRI Tuban, M. Ismail Fahmi saat serahkan mobil pengangkut sampah kepada kampus ITB Montong. (ist)

wartaapa-Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tuban menyalurkan bantuan satu unit mobil pengangkut sampah kepada Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Tuban melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian di lingkungan pendidikan.

Bantuan ini diharapkan dapat menunjang pengelolaan sampah di lingkungan kampus, sekaligus menciptakan suasana belajar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh civitas akademika.

Pemimpin Cabang BRI Tuban, M. Ismail Fahmi, mengatakan, bantuan kendaraan tersebut merupakan bentuk dukungan BRI terhadap upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di lingkungan pendidikan.

“Keberadaan mobil pengangkut sampah akan membantu kegiatan pengangkutan sampah secara rutin sehingga pengelolaan kebersihan kampus dapat berjalan lebih optimal,” tulis Ismail melalui keterangan tertulisnya, Minggu (25/10).

Ia menambahkan, selain mendukung kebutuhan operasional kebersihan, bantuan ini juga diharapkan memperkuat komitmen kampus dalam membangun budaya peduli lingkungan. Dengan fasilitas yang memadai, pengelolaan sampah di lingkungan kampus diharapkan menjadi lebih tertata.

“Melalui program BRI Peduli TJSL, kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan kampus, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman,” pesannya.

Program BRI Peduli TJSL merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui dukungan terhadap berbagai sektor, termasuk pendidikan dan pelestarian lingkungan.

Bantuan mobil pengangkut sampah bagi ITB Tuban ini diharapkan tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan kampus, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik.

“Dengan lingkungan yang terjaga, aktivitas pendidikan diharapkan dapat berlangsung lebih nyaman, sekaligus mendorong terwujudnya kampus yang bersih dan berwawasan lingkungan,” pungkasnya. (*/set)

Pos terkait