Mengenalkan Kembali Olahraga Tradisioanal Pada Generasi Muda

Foto : Para peserta lomba egrang saat bertanding. (ist)

wartaapa-Guna melestarikan olahraga tradisional,  Pemkab Tuban bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Tuban menggelar lomba egrang, trompah panjang, sumpitan, dan gobak sodor di GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban, Rabu (12/08).

Olahraga yang diikuti para pelajar tingkat SMP/SMA dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ini digelar untuk menguji ketangkasan, keseimbangan, konsentrasi, dan kekompakan.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini dimanfaatkan untuk mengenalkan kembali olahraga tradisional kepada generasi muda sekaligus melihat potensi yang dapat dikembangkan ke tingkat yang lebih tinggi.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Tuban yang sekaligus Ketua Kormi Kabupaten Tuban, Arif Handoyo, olahraga masyarakat memiliki ruang pengembangan yang luas, baik untuk kesehatan, kebugaran, maupun prestasi. Dijelaskan dia, saat ini, Kormi menaungi lebih dari 80 jenis olahraga masyarakat, termasuk berbagai olahraga tradisional.

“Di Kormi ada lebih dari 80 jenis olahraga masyarakat. Salah satunya adalah olahraga tradisional yang hari ini kita lombakan,” sebut Arif melalui siaran persnya.

Menurut Arif—sapaan akrabnya, olahraga tradisional memiliki nilai lebih karena tidak hanya menjadi bagian dari warisan budaya, tetapi juga melatih berbagai kemampuan fisik dan sosial. Ketangkasan, keseimbangan, konsentrasi, hingga kemampuan bekerja sama dapat terasah melalui permainan tersebut.

Tak hanya itu, kontestasi ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memantau kemampuan para pegiat olahraga tradisional di Kabupaten Tuban. Untuk itu, Arif Handoyo berharap dari kegiatan tersebut dapat muncul atlet-atlet potensial yang mampu berkembang dan mewakili Tuban pada ajang olahraga masyarakat di tingkat yang lebih tinggi.

“Melalui kegiatan ini, kita bisa melihat potensi para pegiat olahraga tradisional di Tuban. Kita ingin olahraga tradisional tidak hanya menjadi permainan, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi olahraga yang memiliki prestasi,” jelasnya.

Hal itu terlihat dari karakter masing-masing cabang yang diperlombakan. Trompah panjang dan gobak sodor membutuhkan kekompakan serta kerja sama tim. Sementara itu, egrang mengandalkan keseimbangan dan keberanian, sedangkan sumpitan atau tulup menuntut konsentrasi, ketepatan, dan kemampuan mengendalikan diri.

Berbagai kemampuan tersebut membuat olahraga tradisional tidak sekadar menjadi permainan. Di dalamnya terdapat unsur kebugaran sekaligus latihan untuk membangun solidaritas dan kekompakan antarpeserta.

“Kegiatan hari ini juga untuk melatih solidaritas, kekompakan dan kekuatan fisik. Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa bersama-sama menjaga semangat kebersamaan,” ungkapnya.

Pengembangan olahraga masyarakat tersebut juga diarahkan pada kompetisi di tingkat regional. Pada November mendatang, Festival Olahraga Daerah akan digelar di Kabupaten Jember. Kormi Tuban berencana mengirimkan perwakilan untuk mengikuti ajang tersebut.

Keikutsertaan itu melanjutkan keterlibatan Kabupaten Tuban dalam ajang olahraga masyarakat. Pada 2024, Tuban telah mengirimkan perwakilan pada cabang olahraga hadang dan egrang.

Karena itu, lomba olahraga tradisional ini menjadi bagian dari pembinaan sekaligus pemetaan kemampuan atlet olahraga masyarakat di Kabupaten Tuban. Pengalaman bertanding diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk berkembang dan bersaing pada kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi.

Sebagai informasi, rangkaian kegiatan olahraga tradisional dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI akan berlanjut pada 17 Agustus 2026. Pada sore hari setelah pelaksanaan upacara penurunan Bendera Merah Putih, Pemkab Tuban bersama Kormi akan kembali menyelenggarakan berbagai olahraga tradisional dan permainan masyarakat.

Agenda tersebut akan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali berolahraga dan bersilaturahmi dalam suasana peringatan kemerdekaan.

Lebih lanjut, Ketua Kormi Tuban itu turut mengajak seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Mewakili Mas Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tuban, saya mengajak seluruh peserta untuk tetap semangat, menjaga kekompakan dan menjunjung tinggi sportivitas. Mari kita meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjaga dan melestarikan olahraga tradisional,” pungkasnya.(*/set)

 

Pos terkait