wartaapa – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan 895 pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi secara serentak di sejumlah daerah di Indonesia.
Kegiatan tersebut terpusat di Jalan Bayah-Cikotok, Desa Bayah Barat, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dan diikuti jajaran melalui konferensi video, Kamis (13/08).
Ratusan jembatan tersebut merupakan bagian dari program Polri berupa pembangunan dan revitalisasi jembatan yang dilakukan secara swadaya oleh jajaran kepolisian di 30 Polda dan ditujukan untuk menghubungkan wilayah antardesa.
Salah satu jembatan yang turut diresmikan berada di wilayah Kabupaten Tuban, tepatnya di Dusun Sambong Lombok, Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan.
Jembatan Merah Putih tersebut memiliki panjang sekitar 13 meter dan menjadi akses penting bagi masyarakat setempat. Sebelum dibangun, akses penghubung tersebut masih berupa jembatan bambu yang digunakan warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Keberadaan jembatan baru ini memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama untuk menuju area persawahan, pasar, maupun sebagai jalur anak-anak berangkat dan pulang sekolah.
Selain menjadi sarana penunjang aktivitas warga, jembatan tersebut juga menjadi salah satu akses terdekat yang menghubungkan dusun dengan jalan utama. Akses ini sangat berarti bagi sekitar 12 Kepala Keluarga (KK) yang selama ini memanfaatkan jembatan tersebut dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kapolresta Tuban Kombespol Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dan Polri dalam memberikan pelayanan serta manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, jembatan ini bukan hanya sekadar sarana penghubung, tetapi menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Kami berharap dengan adanya jembatan yang lebih layak dan aman ini, mobilitas warga semakin mudah, aktivitas ekonomi semakin lancar, dan tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kombespol Jazuli melalui siaran persnya.
Kapolresta menambahkan, Polresta Tuban akan terus mendukung berbagai program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendorong terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tuban.
Peresmian Jembatan Merah Putih secara serentak ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan.
Dengan hadirnya jembatan yang lebih kokoh dan layak, diharapkan mobilitas warga semakin mudah, aktivitas perekonomian masyarakat meningkat, serta akses pendidikan dan kebutuhan sehari-hari dapat berjalan lebih aman dan lancar.
Sebelum kegiatan peresmian Jembatan Merah Putih berlangsung, Kapolresta Tuban terlebih dahulu menyerahkan santunan Anak Yatim dan bantuan sosial kepada puluhan masyarakat kurang mampu di sekitar lokasi kegiatan.
Bantuan tersebut mayoritas diberikan kepada warga lanjut usia (lansia) sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Hingga saat ini, Polri telah membangun dan merevitalisasi 895 jembatan secara swadaya di 30 polda dengan panjang total jembatan 19,2 kilometer yang menghubungkan sebanyak 1.314 desa serta memberikan manfaat bagi sekitar 2 juta masyarakat. (*/set)






